Jumat, 18 Oktober 2013

CARA MENJADI AHLI…???




“Bisa karena terbiasa, belum bisa karena belum terbiasa”

“Bermain futsal itu memang susah”. Kata SUSAH hanya berlaku pada anda yang baru pertama kali bermain futsal, beda dengan orang yang sering main futsal, mereka biasa-biasa aja tuh. Itu membuktikan bahwa teori di atas benar adanya, yang mengatakan menjadi ahli itu bukan karena bakat, anugerah, atau  sesuatu yang memberi kita kekuatan dan tiba-tiba kita memiliki keahlian atau kekuatan superrr… wahwah, (teman saya bilang “Ngimpiiii…!!!). Tapi untuk menjadi seorang ahli anda hanya memerlukan sebuah pembiasaan. Misal, dibalik kehebatan para pesulap, ada beribu-ribu kali kegagalan yang mereka lakukan, tapi apa? mereka tidak menyerah melainkan semangat untuk mengulang. Oleh karena itu, pesulap mengatakan “jika salah maka Ulangi, Ulangi, Ulangi” ingat ULANGI bukan ULANGAN. ^_^

Rabu, 16 Oktober 2013

SAAT ANAK LEBIH FILOSOFIS KETIMBANG ORANG DEWASA




Oleh : 
Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari
Direktur Auladi Parenting School 
Pembicara Parenting Internasional di 4 negara
dan Pembicara Nasional Parenting di 20 Propinsi, lebih dari 70 Kota di Indonesia

Sebenarnya, anak-anak sendiri secara fitrah adalah makhluk spiritual. Secara naluriah mereka memiliki apa yang banyak orang dewasa 'kehilangan' dan setelah (maaf) mendekati sisa usia, mereka baru mencarinya kembali. Spiritualitas adalah dasar bagi tumbuhnya harga diri dan nilai hidup anak.

Selasa, 15 Oktober 2013

AKHLAK vs NAFSU

Sungguh panjang ketika kita berbicara masalah akhlak. Sepakat atau tidak, kita harus mengakui bahwa krisis akhlak lebih berbahaya daripada krisis ekonomi global yang melanda berbagai Negara miskin. Kenapa? Sebab krisis ekonomi global sekadar persoalan duni, sedangkan krisis akhlak mencakup persoalan dunia seklaigus akhirat, yang menjadi tolok ukur mulia atau tidaknya seorang hamba di hadapan Rabb-Nya.

Problem Pemuda adalah (-) Akhlak



Sobat muda, di artikel kemarin sudah kita bahas polemik-polemik pemuda zaman modern ini. Mulai dari dengki, dusta, korupsi, seks bebas, perselingkuhan, perzinahan/prostitusi, tawuran dll. dan yang menjadi sumber utamanya adalah DEKADENSI MORAL dan gak adanya AKHLAK pada tiap diri pemuda. Nah, artikel kali ini saya akan membahas problem utama dari pumuda saat ini, apa itu? yaitu AKHLAK. 

Senin, 14 Oktober 2013

SOBAT MUDA, RENUNGKANLAH…!!!

Sebenarnya, pemuda adalah sosok reformis yang  dinanti ummat sekaligus didamba Islam. Hmm… ironis memang pemandangan para remaja di era modern ini. Pemuda dambaan ummat, diperbudak nafsu syahwat. Fenomena dekadensi/kemunduran ini, realita yang sangat memilukan pada setiap individu Muslim. Miris banget saat menyaksikan generasi muda zaman sekarang, maksiat dianggap lumrah. Mau tidak mau kita diperlihatkan pada sesuatu yang membuat hati menangis. Dan itulah kenyataannya.

Dekadensi moral pelajar saat ini antara lain dapat dilihat dari semakin meningkatnya jumlah kasus penggunaan narkoba di kalangan pelajar.

Minggu, 13 Oktober 2013

MASA KEEMASAN (Golden Age)


Masa muda adalah fase terindah dalam hidup. Dimasa muda segala potensi mencuat ke permukaan. Pasang surut kronologi kehidupan manusia terjadi pada masa ini. Karenanya, masa muda disebut masa keemasan (golden age). Pada masa muda terbentang luas kesempatan untuk bermetaformosa menuju yang lebih baik. Normalnya, tidak ada masa tua tanpa masa muda. 
Sobat! Walau kamu penya masa muda, jangan berpikir kamu masih muda. Agar hidup selalu terpacu untuk berbuat yang lebih baik. Masa muda, masa produktif yang sejatinya bisa menentukan masa depan seseorang. Jiwa muda harus mampu mencari JATI DIRI, MENGGALI POTENSI, dan GIGIH di atas pendirianya. Penuda sejati gemar berinovasi.

Kamis, 10 Oktober 2013

EFEK DASYAT PUJIAN


Nabi Muhammad adalah seorang pemimpin yang obral pujian. Tak ada sahabat yang di dekatnya kecuali ia sematkan pujian. Efeknya sungguh luar biasa. Sahabat-sahabatnya tampil sebagai generasi terbaik dalam sejarah Islam. Anda tahu Umar bin Khattab? Dialah salah satu sahabat yang sering berbeda pendapat dan memiliki ide di luar mainstream. Bukan cercaan yang Nabi sematkan padanya, tapi ungkapan indah yang tak akan Umar lupakan, “Jika ada Nabi sesudahku, dia adalah Umar…!” Ketika banyak orang tak percaya, Abu Bakar percaya. Ketika Isra' Mi'raj membuat banyak orang makin tidak percaya. Abu Bakar tetap percaya. Maka tanpa ragu, Muhammad memujinya, “Jika iman Abu Bakar ditimbang dengan seluruh umat, iman Abu Bakar akan lebih berat.” Ali bin Abi Thalib adalah sahabat yang sangat pintar menjawab pertanyaan yang diajukan orang padanya. Tak salah jika Nabi memujinya: “Akulah sang gudang ilmu, Ali adalah pintunya. Usman bin Affan, sahabat yang amat pemalu pun tak luput dari pujiannya. “Malaikat malu mencatat dosanya…” Kemudian Khalid bin Walid, panglima perang yang tak terkalahkan di medan laga disematkan pujian 'Pedang Allah' dan seterusnya. Anda bisa baca lengkap dalam cerita-cerita Sahabat Nabi.

CORETAN yang MEMOTIVASI



Motivasi itu perlu di ulang-ulang, sama kayak mandi, jika hanya sekali, apa yang anda rasakan.? Pastinya gerah, gak semangat, lesu, pokoknya gak enak serasa ada yang kurang. Sebaliknya, ketika anda mandi berkali-kali yaitu pagi lalu siang dan sore pastinya segar, bersemangat dan siap untuk menjalani hidup ini.
Itulah motivasi, tidak hanya sekali tapi perlu diulang-ulang.
Berikut adalah coretan kecil yang membuat saya termotivasi atau bersemangat ketika membacanya dan saya selalu mengulanginya. Selamat membaca…

PUISI-2


`Ingin kusampaikan perasaan yang menumpuk ini lewat tanganku
`Kita terhubung lewat hati, bukan kata-kata
`Mimpi yang kau lukiskan akan kujaga
`Jangan berpaling dariku, karena aku selalu disebelahmu
`Ayo mulai dari sini, kita mulai dengan hati
`Ingin kusampaikan perasaan yang menumpuk ini lewat tanganku
`Suatu saat bisa membuat seseorang tersenyum
`Jika merasa bahagia, selamanya ada disini
`Selalu ada disini

PUISI

~Rasanya Begitu dekat
~Tapi tak bisa ku raih sekalipun menjulurkan tanganku
~Meski begitu, tak bisa ku raih
~ia tetap ada dalam hatiku

~Berada di waktu yang sama dan menatap langit yang sama
~Sekalipun kita berada jauh terpisah
~Aku percaya kita selalu bersama

Rabu, 09 Oktober 2013

PR TERAKHIR DARI SEORANG GURU...

by vemale.com


Ini adalah sebuah kisah nyata yang baru-baru ini terjadi di Jepang. Kematian kadang disertai insting dari orang tersebut. Sehingga orang itu bisa merasakan bahwa sebenarnya waktu yang ia miliki tak banyak lagi.
Itulah yang terjadi pada seorang guru di Jepang. Sebelum ia menghembuskan nafas terakhir, ia masih sempat menuliskan PR untuk para siswanya. Bila biasanya PR itu membuat para murid malas mengerjakannya, ada yang berbeda dengan PR yang satu ini. Tugas rumah yang diberikan oleh guru ini justru membuat para siswanya menangis.
Guru itu menuliskan sebuah PR di papan tulis. Dengan sebuah kapur, ia mulai memberikan tugas terakhirnya pada murid-muridnya. Begini tulisan yang tertera pada papan tulis tersebut.
PR terakhir dari sang guru sebelum meninggal.

Selasa, 08 Oktober 2013

Ayo Berpikir tentang MIMPI...!!!




Terdapat sejumlah pelajaran penting dalam fenomena mimpi bagi orang yang berpikir. Ia berpikir: betapa "sangat nyatanya" mimpi-mimpi yang dilihatnya ketika sedang tidur, tidak begitu berbeda dengan ketika ia sedang terjaga. Misalnya, kendatipun jasad sedang terbujur di tempat tidur, dalam mimpinya ia melakukan perjalanan bisnis, bertemu dengan orang-orang baru, makan siang sambil mendengarkan musik. Ia menikmati rasa makanannya, menari-nari mengikuti irama musik, merasa sangat gembira karena peristiwa-peristiwa yang terjadi, menjadi bahagia dan tidak bahagia, takut, merasa lelah, bahkan mampu mengemudikan kendaran yang belum pernah dinaikinya atau bahkan belum tahu bagaimana mengendarainya hingga hari itu.

KODE ETIK GURU INDONESIA


 KODE ETIK GURU INDONESIA

 PEMBUKAAN
 Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa guru Indonesia menyadari bahwa jabatan guru adalah suatu profesi yang terhormat dan mulia. Guru mengabdikan diri dan berbakti untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kualitas manusia Indonesia yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia serta menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dalam mewujudkan masyarakat yang maju, adil, makmur, dan beradab.
Guru Indonesia selalu tampil secara profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru Indonesia memiliki kehandalan yang tinggi sebagai sumber daya utama untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yaitu berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.